“Rain!” pekik Karin saat Rain kembali memaksa Karin, kedua mata Rain diselimuti oleh kabut gairah dan Karin takut dengan apa yang akan Rain lakukan. Rain tidak mengubris dan semakin memaksa Karin sampai akhirnya Karin menendang Rain dengan lutut sampai cowok itu tersungkur di lantai, Rain mengumpati tindakan Karin barusan. “Jangan pernah kamu pikir bisa nyentuh aku, paham!” bentak Karin setelah itu meraih tasnya yang jatuh di lantai dekat pintu sebelum keluar dari apartemen Rain. “Kamu sama Altar udah pernah main badan kan!” seru Rain dari belakang Karin, Karin yang akan menarik handle pintu kembali berbalik untuk melihat Rain sekali lagi. Tatapan Karin begitu jelas jika ia sangat membenci tindakan Rain barusan, “Main badan? Maksudmu Se*?” karin tertawa mengejek, “Kalau iya emang kenap

