Bab 12: Pertarungan di Atas Kertas Kabar mengenai kedatangan tim penyidik dari Jakarta ke Zurich menyebar seperti virus di kalangan komunitas ekspatriat Indonesia. Di sebuah ruangan interogasi yang dingin di kantor kepolisian Zurich, Aurora duduk didampingi oleh Julian dan seorang pengacara spesialis hukum internasional bernama Markus. Di seberang meja, dua orang penyidik KPK—seorang pria paruh baya bernama Bambang yang dikenal tidak kenal kompromi, dan seorang wanita muda yang tampak teliti—menatapnya dengan tatapan yang sulit dibaca. "Mbak Aurora," Bambang memulai, suaranya tenang namun menekan. "Kami di sini bukan untuk menghakimi kehidupan pribadi Anda. Fokus kami adalah aliran dana sebesar 2,5 juta Franc Swiss yang masuk ke rekening yayasan Alpen Rose. Dana itu diduga berasal dari

