Divya pernah berpikir bahwa selagi ia tidak bertemu dengan Aldi maka ia tidak akan menangis. Tapi ternyata dirinya salah besar. Hari ini contohnya, ia hanya mendengar sayup-sayup suara mantan suaminya itu tapi disinilah ia berakhir menangis sesenggukan tanpa sepengetahuan orang lain. Kini Divya tau apa yang ia tangisi selain rasa rindu pada pria itu. Kesalahannya sendiri, yap itulah yang membuatnya menangis dan sama sekali bukan keputusan Aldi yang tidak mau memberinya kesempatan untuk menebus kesalahannya. Divya masih ingat percakapan mereka berdua di pesta resepsi. Pada hari itu, ia dan Aldi pernah merencanakan masa depan mereka berdua. Mereka pernah berjanji untuk melalui seratus ribu penerbangan untuk bisa bertemu. Aldi juga berjanji untuk segera menemui Divya setiap punya kesempat

