Hayes Mabuk.

1116 Kata

​ Luna tersenyum tipis, senyum yang terlihat hangat tetapi matanya dingin dan tajam. ​“Selamat malam,” sapa Luna dengan suara yang halus dan bernada berkelas, tanpa sedikit pun meninggikan suara. “Saya Luna. Terima kasih banyak sudah repot-repot mengantar Tuan Hayes. Kondisinya memang sering begini jika terlalu banyak meeting bisnis yang melibatkan client berat.” ​Wanita itu, yang tadinya congkak, terlihat sedikit salah tingkah menghadapi ketenangan Luna. Ia jelas berharap menemukan istri atau kekasih yang panik dan marah, bukan wanita yang begitu tenang dan elegan. ​“A-ah, ya. Tentu. Namaku Siska,” wanita itu menjawab dengan sedikit gugup. “Tadi kami ada pesta client setelah meeting.” ​Luna mengangguk perlahan. “Saya mengerti. Sekarang, ia sudah aman di rumah. Axel sedang mengurusnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN