Gengsi Luna dan Kelegaan Tersembunyi.

1066 Kata

​​“Oh, Luna ikut? Party di mana?” tanya Hayes, berusaha terdengar santai, seolah-olah ia hanya Papa yang ingin tahu tentang kegiatan sosial anaknya dan teman-temannya. ​“Di sebuah club malam, Pa. Namanya Vortex. Mereka bilang vibe-nya asyik untuk melepas penat setelah penelitian,” jawab Axel, sambil memegang perutnya. “Papa tidak usah khawatir. Ada banyak teman kami di sana. Lagian Luna sangat pintar menjaga diri.” ​“Tentu. Papa hanya ingin tahu,” Hayes mengangguk, menyembunyikan pikiran yang berputar kencang di kepalanya. ​“Ya sudah, aku ke kamar dulu, Pa. Mau istirahat,” pamit Axel. ​Begitu Axel pergi, Hayes segera menuju kamarnya. Ia tidak lagi memikirkan lelahnya perjalanan antarbenua. Ia hanya memikirkan satu hal, Luna. "​Dia pikir dia bisa berpesta dan mengabaikan ku setelah men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN