Makan malam sederhana namun penuh kehangatan membuat hati siapapun pasti akan bahagia. Hal itu pula yang kini Sheilla rasakan. Berada di tengah Mathew dan Elena, Sheilla merasa jika dirinya benar-benar hidup. Tentu hal hangat seperti ini tidak pernah dia rasakan sewaktu di rumah. Walaupun beberapa kali makan bersama, tetapi diisi oleh keheningan. Lalu setelah makan, mereka pergi meninggalkan meja makan. Akan tetapi, lihatlah sekarang. Obrolan singkat terjadi, bahkan apapun yang Sheilla tunjuk langsung dikabulkan oleh suami dan mertuanya. Bahagia? Tentu sangat. Sheilla merasa tak ingin kehilangan moment ini sampai mati. "Ada rasa yang kurang sama masakan Mama? Ayo beri komentar, masukan juga boleh." "Semua sempurna. Tangan Mama memang tidak perlu diragukan." Percakapan antara Elena deng

