Di depan sebuah UGD tampak seorang laki-laki dengan baju yang berlumuran darah terduduk sambil memegang kepalanya frustasi. Wajahnya sudah pucat pasi dan tanpa ekspresi menunggu nasib isterinya di dalam sana. Dari jauh tampak seorang laki-laki setengah baya berlari dengan wajah yang sangat panik mendekati Reynold. "Rey dimana Rania? Gimana keadaannya?" Tanya Samuel mengguncangkan tubuh Reynold Reynold tak berkata sedikitpun. Ia masih diam seribu bahasa dengan tatapan yang kosong. Sungguh sangat berbeda dengan Reynold yang dikenal banyak orang. "Tuan Samuel tenangkan diri anda. Nyonya Rania sudah di dalam sedang mendapatkan perawatan dari dokter. Jadi kita tunggu saja sampai dokter mengatakan keadaan nyonya Rania." Kata Maxi menenangkan seorang Samuel Thompson Samuel Thomposon yang ter

