76 - Siapa itu Reva?

2003 Kata

Reza tengah membolak-balikan tubuhnya, mencari posisi tidur yang bisa membuatnya cepat terlelap. Tubuh dan hatinya sudah lelah, tapi matanya enggan untuk diajak kompromi untuk terpejam. Mengambil ponsel, hendak menelpon Anjani untuk menanyakan kebenaran yang terjadi selama dia berada di kamar mandi. Tapi niatnya dia urungkan, ini sudah tengah malam dan sudah dapat dipastikan kalau Anjani sudah tidur. "Udahlah, besok aja nanyanya. Kalau Anjani nggak ngasih tau, tinggal nanya aja, kan?" gumam lelaki itu menenangkan hatinya. Sudah mencoba berbagai macam cara, tapi matanya enggan juga untuk terpejam. Ini membuat Reza merasa kesal sendiri. Besok dia harus pergi kerja, jangan sampai kesiangan lagi dan berdalih sakit. Nggak etis banget, masa iya bos kesiangan terus alesannya sakit. "Apa ny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN