Reva sedang mengantri membeli ayam penyet di sebuah warung nasi. Sesekali mata lelaki itu menatap jam yang melingkar di tangannya. Ini sudah sore, apakah Anjani sudah pulang dengan selamat? Ah, kenapa dia mempertanyakan pertanyaan bodohh seperti itu? "Mau beli berapa, Mas?" tanya si penjual. "Em ... sebentar," ucap Reva sambil berpikir, haruskah dia beli dua? Satu untuknya dan satu lagi untuk Anjani. Tapi niatnya dia urungkan, saat ingat kalau Anjani sudah makan bersama Reza tadi di kafe. "Satu aja, Bu." Tak butuh waktu lama, ayam penyet pesanan Reva sudah jadi. Lelaki itu bergegas pulang sambil jalan kaki. Setelah memutuskan untuk meninggalkan apartemennya dan memilih untuk tinggal di kontrakan sebelah Anjani, kehidupan Reva berubah total. Dia pergi ke kantor dengan ojek online, atau