"Orang tua dari suami? Me-mertuaku?" tanya Dita memastikan dengan nada yang terdengar sangat terbatas karena kita terkejut mendengar pengakuan dua orang yang ia anggap sebagai penjahat ternyata kedua orang tua Devan. "Iya. kami buru-buru datang ke sini karena tidak percaya kalau Devan sudah menikah . kami orang tua Devan . "ujar wanita yang sempat diancam oleh Dita tadi kalau wanita itu akan ia bunuh jika melakukan hal yang tidak diinginkan terhadap anaknya. "orang tua Devan! mampus! mati aku! selesai sudah riwayatku! "berbagai macam gumaman dalam hati Dita sambil memejamkan matanya dengan perlahan membodohi dirinya sendiri karena ia sudah melawan kedua mertuanya. Dita menganggap semuanya akan selesai jika mengingat sikapnya tadi terhadap dua orang yang tak lain orang itu adalah orang tu

