Bab 17

1041 Kata

"Ayo kalau kamu mau." Kata Dita malu-malu, membuat Devan yang melihatnya merasa gemas dan langsung melumat bibir Dita dengan lembut. Keduanya mulai hanyut dalam permainan lidah, dan karena saat ini juga sedang gerimis, jadi mereka seperti mendapat dukungan untuk melakukan hal yang lebih. Kelambu putih yang menjadi tabir di kamar itu mulai bergoyang menyaksikan betapa bahagianya, betapa nikmatnya dua orang di atas ranjang tengah memadu kasih. "Ingatkan aku nanti jika aku tidak bisa mengendalikan diri." kata Dita saat Devan memberi jeda permainan lidah mereka. Dita kembali melumat bibir Devan, dan Devan melayaninya dengan penuh kenikmatan. Dita pun melepaskan baju tidur Devan, dan keduanya mulai melakukan sebuah penyatuan yang sangat lembut. Kali ini Devan akan melakukan dengan lembut k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN