Ketika Lika terbangun, dia sudah berada di rumah sakit dengan jarum infus menancap di tangannya. Rasa sakit hebat di kepala membuat gadis itu kembali memejamkan mata. Rasanya seperti langit-langit runtuh dan menimpa kepalanya. Tidak ada siapapun di dekatnya yang bisa dia minta tolong untuk memanggilkan Dokter. Tidak lama kemudian suara langkah kaki masuk ke dalam kamarnya. "Kenapa ditinggal di rumah sendirian sih Sky? Kamu kan tahu dia lagi sakit malah ditinggal." itu adalah suara seorang perempuan. "Iya aku salah, seharusnya aku tidak meninggalkannya sendirian." jawab Killian sambil mendesah berat. Lika kemudian merasakan tangannya di genggam dengan erat oleh Killian. Terasa hangat tapi juga sedikit menyakitkan, karena gadis itu berpikir Killian tidak tulus mencintainya. "Aku harus p

