37. Mimpi Buruk Lika

1810 Kata

Killian baru merebahkan dirinya beberapa menit ketika telinganya yang peka mendengar langkah kaki mendekat. Laki-laki itu tetap diam dengan posisi waspada, tapi ketika seseorang masuk ke dalam selimutnya kemudian memeluknya dari belakang dengan wangi yang sangat dia kenali, bibirnya tersenyum. Tapi senyumnya langsungb hilang begitu laki-laki itu mendengar suara isakan. Killian langsung berbalik dan melihat wajah Lika sudah banjir air mata. "Kenapa? Kenapa nangis? Ada yang sakit?" tanya Killian khawatir. "Aku mimpi buruk sekali." gadis itu terus menangis. Killian langsung memeluknya dengan erat sambil mengelus kepalanya lembut. Lika menangis semakin kencang sampai sesenggukkan. Kedua tangannya meremas baju Killian dengan erat. Setelah gadis itu tenang, Killian beranjak ke dapur untuk memb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN