54. Lima Puluh Empat (2)

1006 Kata

"Sejak lo nikah, kita jadi jarang main ya, Ra?" Rahee mengangguk setuju. Dia sedang sibuk seruput mie-nya, main ke rumah utama untuk makan mie bareng Marine. Kebetulan, hari ini Marine libur kuliah. Rumah utama juga sepi. Suasananya cocok untuk ngerumpi. "Nunggu semester depan lama banget, anjir." Masih saja suka berkata kasar, Rahee mengeluh perihal rencana studinya. "Dua bulanan lagi. Sabar, Wa." Rahee mendesah. "Keburu kabur ilmu di otak guenya, Ceu." "Ya lo sambil belajar lah." Hadeuh, mana sempat. Rahee pun ngeluyur ke dapur untuk menyimpan mangkuk bekas makan dan mengisi ulang air minumnya. Lalu duduk lagi di sisi Marine yang sedang mewarnai kukunya. Bertepatan dengan itu, seseorang datang. Jaelani, cowok yang pernah Rahee sukai tapi tidak berbalas perasaannya, jangankan di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN