"Ah." "Uh ..." "Hmph." "Oh--aw! Kenapa sih, Ra?! Kok ditampol?" Tentu saja Rahee tampol. Kalian yang baca pasti kesal, apalagi Rahee yang dengar. Melihat Mr. Altarik angkat barbel di hari libur sungguh sialan. Untung Rahee tidak ketiban. "Lebay banget. Nggak usah desah!" "Nggak desah!" "Tadi uh-ah uh-ah!" Malah ribut. Yeu, dasar pasangan semprul. Kapan sih mereka tidak memperdebatkan hal yang sebenarnya sepele itu? Baik, jadi ceritanya Altarik sedang olahraga demi meningkatkan kebugaran jasmaninya. Mr. Altarik sampai beli barbel, lalu alat olahraga lainnya yang tidak Rahee pahami. Halaman belakang dijadikan ruang khusus olahraga miliknya sejak dia mendeklarasikan perihal diet. Padahal semalam Rahee raba perutnya Mr. Altarik nggak buncit, cuma roti sobeknya berkurang dua bantala

