Beberapa hari ini Rara seperti main petak umpet dengan Banyu. Semenjak dia tahu apa yang Ara rasakan, dan kembali mendapatkan pernyataan cinta dari Banyu, membuatnya semakin mumet. Belum genap setahun suaminya berpulang, jika dia menikah lagi secepat itu, apa kata orang-orang? Tetangga? Yaah walaupun mereka tidak tahu bagaimana kondisi yang sebenarnya. Dan kata Banyu, peduli amat dengan omongan orang. Kita toh gak minta makan dari mereka. Haah! Lelaki dan segala keegoisannya! Ketambahan lagi sikap Dina yang kelihatan sekali tak suka padanya. Rara sendiri tak ambil pusing akan Dina. Toh posisinya di kantor sekarang adalah owner, menggantikan almarhum Indra, suaminya. Dia bisa saja menegur Dina karena sudah bersikap takon sopan padanya. Tapi dia bukanlah tipe atasan yang suka sewenang-wena

