"Lagi ngelamunin apa?" Jalen menghampiri sang istri yang sedang berdiri di dekat jendela, menatap ke luar jendela. Di tangannya—Jalen membawa segelas s**u. Jalen teringat pada saat dulu—ketika dia membawakan s**u Ibu hamil untuk sang istri. Situasinya sama, tapi dengan suasana yang berbeda. Dulu Jalen membawakan Sela s**u dengan perasaan bahagia. Tapi kali ini tak bisa dipungkiri kalau perasaan sedih sangat mendominasi. Jalen mungkin tak akan bisa memberikan Sela s**u Ibu hamil lagi setelah ini. Mungkin ini terakhir kali Jalen akan memberikan istrinya itu s**u Ibu hamil. Ini terasa menyesakkan dan menyakitkan. "Ini susunya diminum dulu.." Jalen berusaha agar suaranya tetap terdengar tenang. Sela tak boleh tahu kegundahan hati Jalen. Sela tak boleh tahu kalau Jalen sedang dalam mode rap

