HW : AFTER 1

2078 Kata

"Mas Ryuu, buruan. Uncle Aen udah nungguin." Sela sesekali melirik ke arah kamar putra bungsunya. Ia sedang membantu Noreen merapikan rambut. "Udah cantik." Sela tersenyum pada sang putri. "Mana nih Kakak kamu?" Sela akhirnya bangkit, terpaksa memeriksa sendiri ke kamar Ryuu. Begitu pintu kamar terbuka yang Sela temukan adalah Ryuu yang masih berbaring di kasurnya. Ia benar-benar masih bergelung di balik selimut. "Ya Allah, Ryuu, kok masih tidur?" Ryuu menggeliat, terlihat tak merasa bersalah sama sekali. "Bangun." "Ngantuk, Bun." "Itu Uncle Aen udah nungguin di bawah. Kenapa masih tidur?" "Kan udah dibilang kalau Ryuu nggak ikut. Tadi udah chat Uncle Aen juga." Ryuu sama sekali tak membuka matanya. "Ryuu.." Sela menggoyang badan anaknya itu. Tak lama Anerva dan Djorka munc

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN