SPECIAL CHAPTER 3

2369 Kata

"Papa.."  Jalen tersenyum. Ia berikan kecupan di pipi Ryuu. "Good morning gantengnya Papa."  Ryuu tak langsung bangkit. Ia mengerjapkan matanya beberapa kali, sepertinya tengah mengumpulkan kesadaran. Djorka sendiri sudah bangun sejak tadi, tapi dia belum mandi karena Sela masih memeluknya di sofa. Matanya sudah terbuka tapi sepertinya nyawanya belum terkumpul. Kedua jagoan Jalen dan Sela ini pasti kelelahan karena bermain seharian kemarin bersama Anerva. Dalam minggu ini ke empat orang ini akan berangkat ke Jepang untuk liburan. Setelahnya mereka akan liburan satu bulan ke Eropa.  Begitu Ryuu mengembangkan kedua tangannya, barulah Jalen mengambil anaknya itu ke dalam gendongan. Ia beranjak ke family room ke tempat Sela dan Djorka berada. Ponsel Sela berdering tepat saat Jalen duduk di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN