Mobil sedan putih berhenti tepat di depan rumah Zahira. Dari tadi hatinya tidak tenang karena takut kalau Arkan sudah pulang kantor dan mengetahui dia diantar gus Faris lagi. Dan benar, mobilnya sudah terparkir di garasi rumahnya pasti Arkan akan mengomel setelah ini. "Terimakasih banyak Gus atas tumpangannya," ucap Zahira setelah dia turun dari dalam mobil. "Iya Zahira, kalau gitu saya dan Roby langsung ya. Assalamualikum." "Waalaikumsallam, Gus." Zahira berhenti sebentar sampai mobil yang Faris tumpangi belok di pertigaan, setelah itu dia masuk ke rumah bersama Alma yang tertidur dan beberapa makanan yang dia bawa daei rumah ibunya. "Assalamualaikum." Tak ada yang menjawab salamnya bahkan rumah terasa sangat kosong. Setelah meletakkan makanan yang dia bawa, Zahira segera menuju