69

1382 Kata

Satu demi satu kenangan mulai berputar tanpa henti saat langkahnya mulai memasuki unit apartement Rosalia. Pagi ini, sebelum ke kantor dia terpaksa mendatangi unit ini lagi untuk meminta bukti dan juga fakta baru tentang Johnny. Sebenarnya ada sedikit kekhawatiran dihatinya karena mereka sama-sama manusia licik yang bisa berbuat apapun. Tapi dia harus yakin, dia harus melihat bukti jika Johnny pelaku sebenarnya agar dia bisa memperkarakan kasus ini. Melihat kedatangannya Rosalia tersenyum sumringah dan bersiap memeluk tubuhnya yang langsung menghindar. "Nggak usah banyak basa-basi gue nggak punya banyak waktu!" Rosalia tetap dengan gaya centilnya dan memintanya untuk duduk terlebih dulu di sofa sedangkan langkah kecilnya menuju kamar untuk mengambil sesuatu. Arkan mengembuskan na

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN