73

1552 Kata

Seharian Maya dan Zahira memata-matai Ardi namun tidak mendapat hasil apapun. Ardi yabg dicurigai terlihat tidak melakukan apapun selain sibuk dengan tumpukan pekerjaannya. Bahkan sekretaris yang paling mengerti keseharian Ardi di kantor sama sekali tidak mencurigai apapun karena memang tidak ada yang Ardi lakukan selain meeting dan menemui klien. Maya menyandarkan punggungnya di sandaran sofa kafe yang ada di depan kantor suaminya. Dia terlihat sangat lelah dan frustrasi. "Aku telfon Mas Arkan ya Ma, kita tanya bagaimana pendapat Mas Arkan soal ini." "Terserah kamu, Ra, Mama udah capek." Zahira mengeluarkan ponselnya dari dalam tas dan mengabari Arkan kalau dia dan Mamanya sedang ada di kage depan kantor. Untungnya siang ini Arkan sedang tidak terlalu sibuk jadi dia ada waktu un

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN