56 | Kamuflase

2460 Kata

Sakitku tidak parah, tetapi kalau ada kamu ... manja sedikit bolehlah. . . "Soal permintaan maaf kamu waktu itu, Kakak terima." "Lalu?" "Terima kasih kamu udah memaafkan Kakak." "Dan?" tanggap Tania, Kak Zinia malah diam. "Katanya mau bicara?" "Itu tadi bukan bicara?" "Aku belum dengar permintaan maaf Kakak." Bagi Tania, ini yang paling ingin didengarnya. Bukan permintaan maaf Tania yang katanya sudah diterima atau perihal Kak Zinia yang telah memaafkannya. Beda konteks, betul? Di mana letak rasa bersalah Kak Zinia kalau untuk bilang maaf saja tidak mau? Tania akan lebih menghargai itu daripada sok-sokan mengembalikan situasi, lalu menganggap diri sendiri sudah berkorban. Kak Zinia menghela napas. "Fine. Kakak minta maaf." Kening Tania mengernyit. Fine? Kenapa harus ada 'fine'

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN