BAB-59. TANGISAN PERTAMA.

1513 Kata

BAB-59. TANGISAN PERTAMA. SUARA tangisan bayi seketika memenuhi ruang operasi. Tangisan yang begitu keras hingga mampu membuat Reta menitikkan air mata. Sejujurnya saat itu Reta ingin sekali tim dokter memberinya bius total sehingga dia tidak bisa mendengar tangisan pertama anaknya. Namun sayang, sepertinya keinginannya tidak bisa dipenuhi karena satu dan lain hal. Reta menghela napas pendek. Tubuhnya menggigil karena perasaan yang entah mengapa tidak bisa dia mengerti. Seharusnya dia merasa sangat bahagia karena akhirnya anaknya lahir dengan selamat tetapi di sisi lain Reta sangat sedih karena sang anak lahir tanpa adanya ayah yang mendampingi dirinya. Ayah yang seharusnya ada di sisi sang anak atau setidaknya laki-laki yang datang untuk memberinya semangat. Lagu-lagi Reta mengharapkan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN