BAB-67. TEMUI AKU. SETELAH melihat rekaman cctv, Reta bergegas menghubungi Kia dan meminta sahabatnya itu untuk segera datang ke rumah. Ia menunggu dengan harap-harap cemas. Benaknya kosong usai mendengar pembicaraan antara Bi Lia dan Radit. Hingga detik ini, Reta masih tidak tahu apa yang harus dilakukan dan apa yang sedang Radit rencanakan. Andai dia bisa membaca pikiran seseorang, Reta pasti sudah mengetahui maksud pria itu sejak awal. Ia mengumpat dalam hati berkali-kali hingga nyaris meledak. Untungnya tak lama kemudian terdengar ketukan pintu. Sudah bisa ditebak kalau yang datang adalah Kia. Reta segera membawa kedua kakinya menuju pintu untuk menemui sahabtnya itu. “Akhirnya kamu datang juga.” “Aku berusaha kemari secepat mungkin,” katanya sembari menunjukkan barang bawaannya. Mal