Bermalam Bersama

2171 Kata

Malam benar-benar telah turun sepenuhnya di area Batalyon Infanteri Marinir TNI AL. Langit gelap tanpa banyak bintang, hanya menyisakan bayangan pepohonan yang menjulang hitam di sekitar hutan belakang. Udara terasa lebih dingin dibanding sore tadi, dan suasana berubah drastis dari riuh kegiatan siang menjadi hening yang menekan. Di barak, para mahasiswa baru sudah terlelap dalam kelelahan hari pertama yang panjang, sementara di sisi lain, para panitia mulai bergerak pelan, satu per satu bangun untuk mempersiapkan kegiatan inti yang sejak awal sudah mereka rahasiakan yaitu jerit malam. Di area lapangan kecil dekat pos komando, beberapa panitia berkumpul mengelilingi seorang perwira TNI yang bertanggung jawab atas keamanan dan jalannya simulasi malam itu. Johan berdiri paling depan, berbic

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN