"Jun!" Juna yang sedang berjalan seorang diri dari kelas, membalikkan badannya saat seseorang memanggilnya. "Oit?" Sania mendekati Juna dengan berlari kecil, "Mau ke kantin ya?" "Iya, laper banget nih gw. Lo juga?" "Iya." "Ya udah bareng aja." Sambil menahan rasa senang nya, Sania mengangguk kecil dan berjalan di samping Juna. Walaupun mereka hanya berjalan sambil berdiam diri, tetap saja Sania merasa senang bukan main. Namun rasa senang nya itu berubah saat melihat Ririn yang sedang mencari bangku sambil membawa nampan. "Lagi ngapain lo celingukan kaya gitu?" sapa Juna begitu melihat Ririn. "Gw lagi nyari bangku tapi penuh banget." "Gabung aja sama gw, Haikal udah nyiapin kursi untuk duduk." "Boleh." Saat Juna hendak kembali berjalan, ia melihat Sania hanya berdiam diri

