Bab 21. Leon si Lamban

1076 Kata

Suatu siang, Naomi lupa membawa bekal makan siangnya. Jadi, dia memutuskan makan siang di kantin yang lokasinya tidak jauh dari tempatnya bekerja. Agak aneh rasanya makan di luar, karena tidak terbiasa. Apa boleh buat, dia sama sekali tidak sempat mempersiapkan bekalnya pagi itu. Namun, saat hendak membayar makan siangnya, tiba-tiba penjual menolak dibayar. "Udah dibayarin, Mbak. Sama mas-mas ganteng putih. Masnya sudah pergi." "Ha? Siapa? Gue nggak liat siapa-siapa dari tadi," protes Naomi. Dia tetap ingin menyerahkan uangnya. "Nggak usah, Mbak. Tadi juga saya dibayar banyak, nggak usah." Pedagang itu tetap menolak. Naomi lalu memasukkan uangnya kembali ke dompetnya. Siapa ya? Naomi tidak berani menebak. Karena memang tidak banyak laki-laki yang dia kenal. Rekan kerjanya kebanyakan e

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN