45. Tidak Peka

965 Kata

“Mau pulang?” tanya Abifian pada Milda begitu mobil yang dikendarainya telah menjauh dari area gedung penthouse Revin.   Secara teknis, keduanya tidak memiliki tujuan. Abifian hanya datang untuk menjemput Milda karena perempuan itu meminta untuk alasan yang tidak Abifian ketahui. Dan sudah beberapa menit berlalu, Milda pun tidak kunjung bersuara atau memberitahu ke mana dirinya ingin pergi.   “No, please, ke mana aja tapi jangan pulang.” Milda menjawab tanpa menoleh ke arah Abifian. Memilih memandangi jalanan yang dilaluinya tanpa benar-benar memperhatikan. Tatapannya tampak kosong dan pikirannya bercabang ke berbagai arah.   Abifian memutar otak. Selama beberapa bulan sejak kepindahannya ke Jakarta, Abifian belum pernah menggunakan waktunya berkeliling. Dan Abifian tidak yakin jika

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN