“Apa resepsinya nggak terlalu mewah?” Nada jadi khawatir sendiri dengan pandangan orang-orang nantinya. “Papaku lagi kena kasus. Aku nggak mau keluarga Mas Sastra nanti jadi bahan omongan.” “Nggak ada yang perlu dikhawatirkan,” ujar Sastra yang menggunakan punggung Nada sebagai bantalnya. Sementara istrinya, sedang bertelungkup dan mengecek kembali semua persiapan resepsi mereka yang berada di layar laptop. “Berani buat fitnah, onar, atau bikin gosip yang nggak jelas, mereka sudah tahu konsekuensinya.” “Sombongnyaaa.” "Bukan sombong," sanggah Sastra, lalu meletakkan ponselnya. "Tapi itu fakta. Siapa pun yang kenal keluarga kami pasti tahu, sekali kami diganggu, kami nggak akan tinggal diam. Kami akan tuntut sampai pelakunya dapat hukuman yang setimpal." “Serem.” Nada menggoyangkan tubu

