Hari libur dilewati oleh Raisa sebagai istri dari seorang Juan. Kini saatnya Raisa kembali ke kampus dengan sang suami. Tentang Kenzo, anak itu menempel pada Raisa, tapi juga mengerti situasi. Seperti sekarang, Kenzo setuju jika pulangnya nanti dijemput oleh Bibi Nita dikarenakan Raisa akan bimbingan pada sang suami dan mengerjakan beberapa tugas kelompok juga. “Jangan nakal ya, makan siang buatan Mama dimakan, kalau ada camilan cokelat tolong ditolak dulu soalnya Kenzo lagi batuk. Ya?” Raisa memberikan nasihat untuk sang anak. Kenzo mengangguk dengan manis, dia mencium pipi Raisa dan Juan sebelum turun dari mobil. Meninggalkan Juan yang sekarang bisa menggenggam tangan istrinya sambil tersenyum. “Sekarang gak perlu sembunyi sembunyi lagi ya kalau di kampus?” “Iya gak usah, tapi jangan