"Kalian juga have fun aja, udah nggak ada satpol pp ranjang yang gangguin kalian." Safir dan Aruna lagi-lagi kompak berpandangan dan tersenyum canggung. **** Happy Reading jangan berhenti baca sampai akhir♥️ **** "Pinter banget caranya," bisik Aruna sambil tertawa. "Deketan sini." Aruna menurut dan merapatkan tubuhnya pada Suaminya. "Kenapa hari ini kamu berubah drastis gini?" Tanya Safir dengan suara pelan karena Aruna sudah pasti mendengar-nya. "Biar kamu nggak bosan. Tugas istri kan membahagiakan suami baik lahir ataupun batin." Safir tersenyum dan mengecup bibir Aruna sekilas. "Terimakasih untuk segalanya, Aruna. Sekarang hidupku rasanya lebih sempurna karena ada kamu dan Cila yang melengkapi hidup aku." "Tapi akan lebih sempurna lagi kalau rahim aku terisi oleh janin