BAB 51

1466 Kata

Setelah selesai menyapa hampir semua tamu undangan dengan senyumnya yang khas, Hubner membawa Alister menuju meja depan. Meja itu berada di posisi strategis, hanya terpaut tiga meja dari tempat Elaina duduk. Dengan gerakan tenang, Hubner menarik kursinya dan mempersilakan Alister duduk di sampingnya. Sejenak, pria itu membuka mulut, tampak ingin mengatakan sesuatu. Namun, kata-katanya tak jadi keluar. Ia mengurungkannya, memilih untuk mengamati situasi di sekitar dengan saksama. Tatapannya tajam, penuh pertimbangan, seperti seseorang yang sedang menimbang-nimbang langkah berikutnya. Pandangan Hubner tertuju pada Alister, yang kini tengah berbicara dengan Juan. Gerak-gerik Alister tampak santai, tetapi Hubner tahu bahwa anaknya itu bukan tipe orang yang sepenuhnya terbuka, apalagi saat ad

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN