BAB 45

1370 Kata

Di sebuah hotel bintang empat yang terletak jauh dari hiruk-pikuk pusat kota, suasana sunyi se akan memeluk setiap sudut kamar. Tirai tebal berwarna cokelat tua menutupi jendela, memadamkan cahaya matahari yang seharusnya masuk, membuat ruangan terasa remang dan penuh keintiman. Di atas ranjang besar dengan seprai putih yang kini kusut, sepasang kekasih tengah terlibat dalam pergumulan yang panas. Nafas mereka memburu, tubuh saling bertaut, seakan enggan terpisahkan. Selama berjam-jam, mereka larut dalam gairah, seolah ingin menebus semua waktu yang hilang akibat jarak dan keadaan yang memisahkan mereka. Pertemuan mereka jarang terjadi, selalu diselimuti rahasia dan rasa was-was, tetapi ketika kesempatan datang, mereka tak mau menyia-nyiakannya. Begitu tiba di hotel, langkah keduanya ter

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN