Bab 54

1566 Kata

Zello dan Sheza terpaksa mengungsi ke rumah yang lain. Saat mereka tiba di rumah ternyata orang tua Zello sudah ada disana. "Kalian tak apa apa?" Moza menghampiri anak dan menantunya. Dia juga memeriksa keadaan Sheza yang baru pulang bekerja. "Astaga, mereka benar benar tak membuatkan mu hidup tenang. Rasanya ingin mama lempar ke laut sana. Kesal mama!" Sheza yang mendengar mertuanya mengomel terkikik geli. Moza menoleh ke arah Sheza dan mencubit gemas pipi menantunya itu. "Kenapa malah tertawa, harusnya kamu marah sama mereka." Sheza menggeleng, dia memeluk Moza dari samping. "Ma, jangan marah marah. Nanti keriputnya tambah kelihatan. Tenang aja, mereka nggak akan bisa ngapa ngapain cuma karena nyebarin rumor kayak gini." Zello melihat Sheza curiga, dia merasa jika istrin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN