Sekertaris Zello yang baru saja datang semakin terkejut saat melihat keberadaan Sheza disana. "No-nona Sheza, kenapa nona ada disini?" tanya Sekretaris itu takut. Sheza melihat sekertaris itu dari atas sampai bawah lalu melihat ke arah Raka. "Dia beneran sekertaris Zello?" tanya Sheza bingung. Raka mengangguk, karena selama ini sekretaris Zello tak pernah ikut campur urusan Zello. Dia hanya bertugas menyelesaikan administrasi yang ringan dan umum. Selebihnya semua di atur oleh Raka. "Serius sekertaris gini sampai bisa bawa jalang ini masuk ke kantor Zello?" tanya Sheza lagi. Badan Raka sudah panas dingin sekarang. Dia meneguk ludahnya kasar, bahkan terlihat gelisah di tempatnya. "Mati aku, salah besar. Bisa bisa aku di pecat ini." batin Raka. Sheza yang kesal karena Raka tak kunj

