Baikan

1729 Kata

“Istri lu nelepon gue!” Renald main masuk aja ke ruangannya Aryo. Untung saja lelaki itu sudah insyaf jadi nggak adegan w*****k di siang hari di kantornya. Biasalah, masa lalu Aryo, kan emang begitu. Suka skidipapap di dalam kantor. Makanya karyawannya ada yang mengikuti jejak atasannya. “Ngomong apa dia?” tanya Aryo cuek. Setelah menatap Renald sebentar, dia kembali membolak-balik tumpukan kertas di hadapannya. “Dia nanyain soal bungkusan itu. Untung saja jawaban kita sama.” Renald mengembus napas lega. “Emang lu jawab apa?” Omongan Renald sukses mengambil perhatian Aryo. Dia menatap tajam sahabatnya itu. “Gue bilang, kalau lu nemuin bungkusan itu di deket tempat sampah kantor dan curiga ada karyawan yang main di kantor cuma belum ketahuan siapanya.” “Kan, emang itu kejadian sebener

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN