dua puluh sembilan

1011 Kata

"Jadi gimana, oke kan?" Yogi mencoba bertanya lagi karena dari tadi tak ada suara dari Rei. Rei sebenarnya ingin sekali menolak, karena dia masih merasa tak pantas untuk itu. Namun, dia tahu kalau ditolak, Yogi pasti akan menjadi-jadi terlihat dari sikapnya selama ini. "Ya udah oke." Rei menjawab pasrah. "Kok ya udah sih? Kamu kelihatannya nggak ikhlas. "Yogi bertanya karena wajah Rei yang terlihat setengah-setengah menerima penawaran darinya itu. Namun, Kalau ditolak juga pasti dia akan terus mengejar sampai Rei setuju. "Iya, oke aku setuju Mas." Rei menjawab kemudian dia tersenyum terpaksa. "Kontrak kerjasamanya berapa lama?" Yogi senang mendengar jawaban itu. dengan hal ini juga berarti ia akan lebih banyak menghabiskan waktu dengan wanita yang ia sukai. "Syukurlah kalau gitu. Ya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN