Pagi ini Yogi sudah bersiap untuk ke kantor. Rencanakan ia akan menjemput Rei untuk membicarakan mengenai konsep pemotretan. Selesai menyiapkan diri, dia segera berjalan turun menuju ruang makan. Di sana sudah tersaji sarapan pagi sesuai dengan menu yang sudah di siapka. Menu sarapan pagi, makan siang ataupun makan malam, memang sudah disusun oleh ahli gizi yang ditunjuk oleh Yesi. Dia ingin putra semata wayangnya tetap sehat meskipun dirinya tak mendampingi. Jadi menunjuk seorang ahli gizi untuk menjamin kebutuhan nutrisi bagi Yogi. Saat berada di ruang makan, tiba-tiba saja ponselnya berdering dan itu adalah panggilan dari sang mama. "Ya Ma?" Yogi menyapa sambil meletakkan sendok dan garpunya. "Morning sayang. Gimana? Kerjaan kamu lancar di sana?" "Lancar, aku juga nunjuk Rei untu

