Eps. 32 Mahkotaku Yang Hilang

1369 Kata

Setelah Grisel tenang, barulah dia tersadar bila dia sedang memeluk Ferrin erat. Debaran jantungnya yang sudah tenang kembali menghentak, bahkan makin keras dari sebelumnya. “Ma-maaf, Dok. Aku nggak sengaja memelukmu seperti ini,” ucapnya terbata bercampur canggung. Ia langsung menggoreng pelukan dan bergeser membuat jarak. “Nggak apa, Grisel. Mungkin kamu lihat barusan adalah potongan ingatan masa lalu kamu. Bila benar yang kamu ceritakan itu, mungkin situasi kamu saat ini nggak aman.” Grisel menunduk dalam diam, jari-jarinya saling menggenggam erat di atas pangkuan. Pipinya masih memanas karena malu, tapi kata-kata Ferrin membuat dadanya kembali dicekam rasa cemas. Suara air sungai yang tenang justru terasa seperti gema yang menekan hatinya. “A-aku nggak aman?” ulangnya pelan, hampir

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN