Eps. 33 Data Grisel

1336 Kata

Ferrin duduk di ruang kerjanya yang sepi, hanya suara jarum jam di dinding yang terdengar berdetak pelan. Di hadapannya tergeletak sebuah buku catatan kecil berwarna kuning, lusuh di bagian pinggirnya. Ia membukanya perlahan, menelusuri tulisan tangannya sendiri, catatan kecil tentang potongan ingatan Grisel yang selama ini ia kumpulkan. “Mungkin seperti ini urutannya,” gumamnya lirih sambil menelusuri baris demi baris. Ia membaca ‘Boneka impor di mall. Panti asuhan. Pria berjas hitam. Sungai. Luka di kepala. Tangisan.’ Ferrin mengernyit. Semua potongan itu terasa seperti puzzle besar tanpa pinggiran. “Mungkin dia berasal dari keluarga terpandang,” desisnya, mengetuk-ngetuk pena ke bibir. “Tapi kenapa dia bisa sampai di panti asuhan? Dan siapa pria berjas hitam yang disebutnya papa?”

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN