Eps. 31 Potongan Masa Lalu

1400 Kata

Grisel perlahan membuka mata saat merasakan sesuatu menyentuh rambutnya, ternyata sehelai daun jatuh di atas kepalanya. Ia menggeliat kecil, merasakan betapa nyaman tidur tadi, seperti ada sesuatu yang hangat menyangga kepalanya. Tapi begitu aroma parfum Ferrin yang khas dan maskulin tercium jelas, Grisel menegang. Kesadarannya pulih sepenuhnya, dan ia langsung menyadari di mana kepalanya bersandar, di bahu Ferrin! “Astaga!” serunya lirih dengan mata membulat panik. “A-aku tidur di bahu dokter? Ma-maaf, aku nggak sengaja! Aku bahkan nggak tahu kapan dokter datang.” Suaranya bergetar, pipinya memanas, jantungnya berdetak cepat seperti genderang. Ferrin hanya menatapnya tenang, senyum tipis tersungging di wajahnya. “Nggak apa-apa. Mungkin bahuku memang keras, tapi cukup kuat kalau hanya un

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN