Entah berapa kali semburan p**u yang diterima oleh Widya karna Widya sendiri tak bisa fokus dengan pikirannya. Yang bisa tau hanya jumlah p**u milik pak Narto yang masuk mengisi rahimnya sangat banyak hingga rasanya rahimnya terasa panas. Tepat setelah pak Narto tuntas menyemburkan p**u nya ke dalam rahim Widya. Bel rumah terdengar dipencet menandakan ada orang diluar sana. Pak Narto yang kaget jika orang itu Evan, lantas langsung saja ia cabut kontolnya dengan cepat. Selepasnya k****l pak Narto yang menyumpal lubang m***k Widya, lelehan p**u kental dengan banyak menetes ke jatuh ke lantai. TING TONG!!! TING TONG!!! Sementara tubuh Widya langsung di singkirkan dan jatuh ke lantai, tepat di depan kaki pak Kasno yang masih berdiri. Terlihat pak Narto yang kaget dengan cepat mengambil semu

