Tak lama panggilan berakhir dan dengan sembarang Widya menyingkirkan ponselnya yang sudah terputus panggilannya itu. Sementara Evan yang masih bergerak menyodokkan batang kontolnya terlihat tersenyum puas telah mengerjai mamahnya sendiri dengan nakal. Evan yang sedari tadi menunggu saat mamahnya menerima panggilan terpaksa harus sedikit menahan laju gerakannya supaya tak terlalu menimbulkan suara mencurigakan. Setelah panggilan berakhir Evan tak lagi menahannya, langsung saja di gempur cepat lubang peranakan mamahnya itu. Tangan Widya mengepal keras sambil mencoba meraih sesuatu yang bisa ia remas untuk meredam rasa nikmat yang sedang ia rasakan itu. , suara tertahan terdengar dari pita suara Widya. Wajahnya memerah seperti sedang menahan sesuatu. Dalam hal tersebut bukannya Evan tak t

