Salah satu karyawati meninggalkan .amahnya pergi ke dalam dan kemudian datang kembali bersama dengan seorang pria tua sedikit gemuk dengan penampilan menunjukkan bahwa orang itu sudah pasti bos nya. Walaupun dia seorang pemilik dari tempat tersebut juga tak pantas juga ikut memilihkan pakaian dalam untuk pengunjungnya. Evan sedikit merasa jengkel terhadap pria tersebut, apalagi pria itu beberapa kali mengambilkan pakaian dalam yang bisa dibilang seksi. “ck!!! Cari kesempatan aja itu orang”, kesal Evan. Saat dalam rasa kesalnya Evan mengalihkan pandangannya menatap ke bawah dan saat itu juga matanya menangkap sosok Alice tengah turun ke lantai 2. “Alice”, batin Evan. Menemukan pacar tercintanya di tempat yang sama membuat Evan menjadi semangat. Dia bergegas masuk ke dalam toko yang sedan

