EVAN “HHAAAAHHHH….capek juga hari ini”, ucap Evan sambil mengendarai motornya pulang. Kecepatan yang Evan pacu pada sepeda motornya tak terlalu cepat dan saat baru melewati gerbang utama masuk Komplek dirinya berpapasan dengan pak Narto yang sama juga menggunakan sepeda motornya. Seperti biasa saat Evan bertemu dengan Satpam tua tersebut Evan tak selalu lupa untuk menyapanya walau hanya sekedar lambaian tangan biasa dan pak Narto membalas lambaian tangan balik sambil tersenyum ramah. Saat dirinya sudah dekat dengan rumah, Evan melihat sosok perempuan yang tak asing lagi bagi dirinya. Sosok mamahnya terlihat berjalan sendirian entah dari mana beliau itu. “Loh, mamah dari mana?” Terlihat dari kejauhan tadi wajah mamahnya terlihat kusam seperti sedang memikirkan sesuatu, namun langsung b

