Part 77

1507 Kata

Entah berapa kali cairan p**u yang masuk ke dalam rahimnya yang jelas Widya hanya bisa terengah di atas tubuh pak Herman. Tubuhnya yang lunglai di pegangi pak Narto dan pak Herman menyingkir dari posisinya dengan batang k****l yang sudah mulai menyusut. Setelah selesai menuntaskan hasratnya untuk kedua kalinya, pak Herman lekas memakai kembali celana kolornya dan pergi ke dalam rumah untuk mengambil bajunya. Tak membutuhkan waktu yang lama kemudian ia terlihat keluar lagi bersama baju yang sudah pakai. “saya mau jemput istri dulu, pak”, pamit pak Herman. “Aaaakkkkhhh….akkkkhhhh…iya….ssshhhhh….silahkan, pak”, jawab pak Narto yang sudah mengambil alih lubang m***k Widya dan fokus menggenjot. “Maasssshhhh….”, panggil lirih Widya sambil memandang ke arah pak Herman dengan tatapan sayu. “N

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN