Sambil terus menumbuk s**********n mamahnya, Evan terus saja melumat mulut mamahnya dengan sangat nikmat serta tangannya masih memainkan kedua p******a dan putingnya. Mendapat serangan dari berbagai arah membuat Widya merasakan memeknya berkontraksi ingin mengeluarkan cairannya kembali. Evan yang merasakan hal itu melepaskan ciumannya dan memfokuskan dirinya untuk menggenjot kontolnya lebih cepat dan lebih dalam lagi. Beberapa sodokan keras akhirnya mampu membawa Widya pada klimaks keduanya. Walau masih di sumbat oleh k****l Evan, namun cairan klimaksnya itu masih mampu merembes dari sela-sela kelamin mereka yang saling bersatu. Menetes membasahi pinggir meja rias. “enak, mah?”, tanya Evan namun tak di bas oleh mamahnya, hanya suara nafas yang berantakan saja serta mata yang terpejam. E

