“Kalo tante suruh gue buat amanain itu video, tante sudah tau pastinya apa yang gue maksud” Bu Nonik terlihat sangat kaget dengan perkataan Evan itu. Perkataannya cukup membuat kupingnya rasanya ingin menampar keras anak itu, tapi tubuhnya serasa mati rasa tak mau untuk di gerakan. Perkataan Evan itu sudah sangat cukup merendahkan dirinya, walau bu Nonik sadar akan kelakuannya selama ini dan bahkan ia sadar betul bagaimana dirinya mempermalukan dan merendahkan harga diri Widya di acara arisan. Mungkinkah ini sebuah karma? “ga mau! Tante ga mau, Van. Tolong yang lain saja” Tanpa memedulikan ucapan bu Nonik Evan sibuk dengan dirinya sendiri yang tengah mengelus kontolnya dari balik celana seakan-akan sedang kasih tau kalo bagian itu tengah mengacung dengan tegak. Nafsu yang memang sedang

