Konvoi mobil Levon masih terus melaju membelah gelapnya malam. Lampu-lampu kota memantul di kaca mobil armored mereka seperti kilatan pisau yang tajam. Daniel memeriksa senjatanya lagi dan lagi, memastikan agar tak ada salah atas perintah Levon. Detak jantungnya menghentak lebih keras saat ini.Namun sepertinya, bukan hanya Daniel yang merasakan hal itu, karena semua orang pun merasakan hal yang sama. Levon sedang tidak dalam mode 'Bos' malam ini. “Dekatkan!” perintah Levon dingin. "Lebih cepat atau mati saja?!" “Siap, Bos!” jawab sang sopir yang bergidik saat mendengar ancaman Levon. Tak ingin membuat amarah Sang Mafia menyala, sopir pribadi Levon segera menambah kecepatan. Mobil Vercelli mulai menyusul mobil belakang milik Konstantin, dan di sanalah ia mengunci posisi Katarina. Cii

